Month: March 2019

Recent Posts

Gambling vs Trading = Beti

Tergelitik dengan pernyataan salah satu anggota group komunitas investor yang menyatakan bahwa option adalah salah bentuk gambling, saya mencoba membahas sedikit faktor gambling dalam trading

Jika menelisik arti kata gambling di Google, maka gambling (gamble) diartikan sebagai permainan kesempatan untuk sejumlah uang atau mengambil aksi beresiko untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Lalu apa bedanya trading dengan gambling? Bukankah trading juga merupakan permainan kesempatan (dengan mengambil resiko) untuk mendapatkan keuntungan ?

Disinilah masalahnya, gambling dan trading dan investasi hanya beda tipis (aka beti).

Dalam judi, kemungkinan menang atau kalah adalah 50:50, jika tidak menang maka ya sudah dipastikan kalah. Menang atau kalah sepenuhnya diserahkan pada nasib. Namun ada sedikit yang berbeda dengan trading dimana kita berusaha meningkatkan kemungkinan lebih dari 50%, yaitu dengan cara melakukan analisa awal.

Dengan meningkatkan kemungkinan menang lebih dari 50% maka kemungkinan menderita kekalahan sudah menjadi lebih kecil (misalnya 40%). Maka trading yang kita lakukan tidak tergolong sebagai gambling lagi, tapi ‘hanya’ kegiatan mengambil resiko (yaitu sebesar 40%) untuk mendapatkan keuntungan –> warning: ini hanyalah permainan kata-kata.

Benar, trading tanpa analisa sama dengan gambling. Tapi trading dengan analisa awal adalah kegiatan mengambil resiko untuk mendapat keuntungan. Lantas apakah kegiatan mengambil resiko adalah sesuatu yang buruk?

Dalam dunia bisnis, untuk mendapatkan keuntungan tentu harus dilakukan dengan kesiapan untuk menanggung resiko. Misalnya kita hendak berjualan mie ayam, maka kita perlu menyiapkan sejumlah modal untuk membeli bahan baku, menyewa tempat. Modal yang kita siapkan tersebut tentu dalam resiko, yaitu resiko mie ayam yang kita jual tidak laku atau tempat yang telah kita sewa sepi atau malah digusur oleh pemerintah.

Namun kita bukanlah manusia bodoh yang mau menerima resiko tersebut tanpa berpikir, tentu kita berusaha memperkecil resiko dengan berbagai cara, antara lain: menyiapkan resep yang mumpuni, memilih tempat usaha ditempat yang ramai dan bukan jalur hijau, dsb.

Dari uraian diatas, dapat kita simpulkan kegiatan pengambil resiko merupakan hal ‘biasa’ dan bukanlah sesuatu yang perlu dihindari. Tanpa resiko tentu kita tidak bisa berjualan mie ayam (betul tidak?).

Kembali ke dalam hal trading, maka dapat disimpulkan trading vs gambling itu hanya beda tipis. Ya itu apakah kita melakukan analisa dengan benar (kemungkinan profit > kemungkinan loss) ataukah hanya sekedar ikut-ikutan gosip (kemungkinan loss > kemungkinan profit).

Bagimana dengan Forex, Option, Cryptocurrency ?

Baik Forex, option dan cryptocurrency hanyalah sebagai instrumen (media) trading. Tidak ada yang salah dengan forex, option dan cryptocurrency karena prinsip tradingnya tetap sama dengan trading saham. Jika trading tanpa analisa maka sama dengan gambling. Namun jika sudah dilakukan analisa dan perhitungan matang maka itu bukanlah gambling.